Cara Mempercepat Koneksi Internet,Cara Mempercepat Internet,Mempercepat Koneksi Internet

Belajar Internet dan Bisnis OnlineBandar Online Terpercaya

Mengapa Belanja Online Dengan Kartu Kredit Berbahaya

Di era serba digital seperti saat ini, berbelanja tidak harus keluar rumah. Hanya di depan komputer, klik sana – klik sini, beberapa hari kemudian barang kiriman datang.

Ya, kemudahan yang ditawarkan di era digital seperti sekarang memang sangat menguntungkan bagi manusia. Sayangnya, tidak semua kemudahan yang ada saat ini 100% aman bagi penggunanya.

Ambil contoh saja ketika berbelanja. Katika kamu berbelanja online dan memasukkan nominal dan data kartu debit/kartu kredit, maka secara otomatis kamu “memberikan ijin” agar informasi pribadimu diketahui pihak ketiga.

Mengapa Belanjaa Online Dengan Kartu Kredit Dapat Menjadi Aktivitas Yang Beresiko TinggiPihak ketiga di sini yaitu si pemilik situs belanja online. Apa dasar kamu begitu mempercayai situs tersebut? Kebanyakan pembeli toko online tidak pernah mempertimbangkan hal tersebut.

Padahal, sudah banya kasus penipuan yang merugikan pihak customer hingga puluhan bahkan ratusan juta. Bukan itu saja, banyak sekali yang tertipu dengan iming-iming yang cukup sepele, bunga 0% misalnya.

Dunia digital bisa dianggap sebagai salah satu bentuk kemajuan jaman, namun di sisi lain, kemajuan ini juga menciptakan peluang kejahatan baru. Apabila kamu tidak waspada, maka kamu bisa menjadi korban tipu daya selanjutnya.

Agar kamu tetap waspada ketika melakukan belanja online di situs belanja online yang saat ini begitu semarak, berikut ini penjelasan mengapa belanja online dengan kartu kredit dapat menjadi aktivitas yang beresiko tinggi:

Pencurian data

Mengapa Belanjaa Online Dengan Kartu Kredit Dapat Menjadi Aktivitas Yang Beresiko Tinggi

Informasi merupakan suatu hal yang berharga. Kamu mungkin tidak begitu mengetahui hal ini. Pencurian data bisa menjadi pintu masuk bagi penjahat melakukan segala bentuk kejahatan online.

Sekali lagi, kejahatan online memang memberikan kemudahan, namaun tidak 100% menjamin keamanan. Inilah yang tidak banyak diketahui oleh penggunanya.

Ketika pertama kali masuk ke sebuah toko online, biasanya kamu disodorkan dengan form pendaftaran. Ini merupakan tahap yang hampir sebagian besar pengguna internet lakukan.

Tanpa sungkan-sungkan, mereka menuliskan apa saja yang terkait dirinya. Mulai alamat, nomer telpon, jenis kelamin, pekerjaan, dan lain-lain. Itu merupakan jenis informasi dasar yang bisa digunakan pihak ketiga untuk menawarkan suatu produk.

Selanjutnya, ketika kamu membeli barang, mau tidak mau kamu harus memasukkan kartu debit atau kredit. Nah, di sinilah bahayanya. Ketika informasi mengenai hal ini bocor kepada pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab. Maka, bersiaplah menjadi korban selanjutnya.

Penyalahgunaan Informasi

Mengapa Belanjaa Online Dengan Kartu Kredit Dapat Menjadi Aktivitas Yang Beresiko Tinggi

Informasi yang sudah kamu masukkan ke dalam data base situs belanja online, apabila tidak dilindungi oleh enskripsi yang aman, maka pihak keempat dan pihak kelima yang tidak diinginkan kedatangannya bisa mencuri data-data tersebut.

Tentu kamu tahu bukan, ketika data-data tersebut jatuh pada tangan yang salah, bisa jadi informasi kartumu digunakan untuk hal-hal yang menguntungkan pihak penjahat. Sedangkan kamu? Hanya bisa gigit jari.

Informasi yang didapatkan tadi bisa digunakan oleh penjahat digital untuk melakukan transaksi online. Nah, bisa-bisa ketika tagihan bulanan masuk, kamu tidak akan sadar kalau uangmu sudah diambil alih dan digunakan secara sembarangan oleh penjahat.

Ada baiknya agar hal ini tidak terjadi, setiap bulan kamu periksa secara detail tagihan kartu kredit. Apabila kamu menemukan tagihan yang mencurigakan, maka jangan sungkan menghubungi pihak penerbit kartu.

Jual beli data

Mengapa Belanjaa Online Dengan Kartu Kredit Dapat Menjadi Aktivitas Yang Beresiko Tinggi

Selain kejahatan yang ditujukan kepada pemiliki kartu kredit, si penjahat bisa saja memanfaatkan data kartu kreditmu untuk dijual ke pihak lain. Ini yang lebih mengerikan lagi. Pihak yang membeli informasi ini bisa menggunakan data tersebut guna mendapatkan keuntungan pribadi.

Di luar sana, ada banyak sekali jenis kejahatan digital dengan memanfaatkan kartu kredit. Kamu yang tak bisa “menjaga” kerahasiaan data kartu kreditmu bisa jadi adalah korban selanjutnya.

Meski beberapa tahun lalu sudah ada kebijakan Bank Indonesia terkait keamana pelanggan, yaitu adanya password ketika menggunakan kartu kredit untuk berbelanja, namun tetap saja itu tidak bisa menjamin keamanan bertransaksi online menggunakan kartu kredit.

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *