Cara Mempercepat Koneksi Internet,Cara Mempercepat Internet,Mempercepat Koneksi Internet

Belajar Internet dan Bisnis OnlineBandar Online Terpercaya

Cara Mengirim Lamaran Kerja Lewat Email Yang Baik Dan Benar

Mengirim email lamaran kerja di jaman digital ini bukanlah suatu hal yang mengejutkan. Berkembangnya teknologi membuat semua hal yang bersifat fisik dituntut mengubah dirinya menjadi digital. Salah satunya surat lamaran kerja.

Bagi kamu yang saat ini belum “dipinang” oleh perusahaan, jangan bersedih hati. Bersemangatlah dan teruslah berusaha. Manfaatkan setiap peluang yang ada dengan baik dan benar.

Saat ini, sangat mudah mendapatkan informasi mengenai lowongan pekerjaan. Tidak seperti jaman dahulu. Kamu bisa menemukan informasi mengenai lowongan pekerjaan di intenet.

Situs-situs penyedia lowongan kerja, seperti jobstreet, jobsdb,lokerpedia, atau yang lain-lain bisa menjadi salah satu sumber informasi valid. Tentunya, guna menemukan kesempatan mendapatkan pekerjaan.

Meski begitu, ternyata masih banyak para pencari kerja yang kebingungan mengirim email lamaran kerja. Padahal, hal tersebut merupakan salah satu syarat agar kamu bisa mendapatkan pekerjaan.

Bagi kamu yang galau karena tidak segera “diangkut” perusahaan, berikut cara mengirim lamaran kerja lewat email yang baik dan benar agar surat lamaranmu dibaca HRD:

Subject E-mail

Banyak sekali yang mengirim email lamaran kerjak dengan subjek yang tidak jelas. Parahnya, terkadang hanya nama saja. Ada pula yang hanya “lamaran pekerjaan”.

Yang lebih mengenaskan lagi, subjek kosong tanpa isi. Seperti dompetmu. Di luar sana, sangat banyak orang yang melamar pekerjaan di sebuah perusahaan, dan “apa spesialnya emailmu dibanding email-email lainnya?” kalau subjek emailmu saja sudah tidak menarik.

Ada baiknya kamu tulis subject email seperti berikut (contoh):

  • [Lamaran Kerja – Programmer iOS] Buhroni A ~> Tulis posisi yang diinginkan.
  • [Programmer Web] Lamaran Kerja – Lulusan Universitas Ma Chung ~> misalkan apabila almamatermu keren.
  • [HRD – Lamaran Akuntan] Zainal Arif ref Budi ~> apabila ada yang mereferensikan dan ingin ditujukan ke divisi tertentu.

Body E-mail

Kebanyakan HRD sangat malas mem-follow up surat lamaran kerjamu karena body e-mail kosong. Hanya berisi attachment saja. Subject sudah benar, namun si HRD tidak begitu tergoda dengan body emailmu yang “membosankan”.

Bila kamu ingin mendapatkan pekerjaan dengan segera, ada baiknya tulis body email secara komprehensif.

Email-iOS7-Icon-cssauthor.com_Jangan terlalu panjang dan bertele-tele. Jelaskan secara singkat siapa kamu, tujuanmu melamar kerja, apa saja yang kamu lampirkan, dan hal-hal apa yang menurutmu perlu diketahui pemberi kerja.

Satu lagi. Pastikan kamu menggunakan bahasa yang baik dan benar. Jangan lupa menggunakan tanda baca yang benar, dan kata-kata yang profesional.

 

Alamat E-mail

Hindari menggunakan alamt email yang terkesan tidak profesioanl. Misalnya, “luphitacayankditho2311@email.com” atau gundamx1309@email.com. Nah lho, kamu sendiri pengen nahan “kentut” kan ketika membacanya?

mailApalagi bila display name yang kamu gunakan ternyata “lebih” tidak nyaman dipandang mata. Gunakan display name yang profesional agar surat lamaranmu menarik dibaca si HRD.

Ada baiknya kamu menggunakan email profesional, misalnya buat email yang profesional dengan nama asli. Misalkan, “budi.hartanto@gmail.com”. Apabila ternyata namamu sudah terlalu pasaran, maka kamu bisa menggunakan prefix atau suffix yang mendukung, misalkan “budi.developer@gmail.com”.

Akan lebih baik lagi bila kamu menggunakan email dengan domain custom. Misalkan, “me@budi.com”. Email jenis ini malah tampak lebih profesional dibanding sebelum-sebelumnya.

Attachment/Lampiran

Ini hal terpenting selanjutnya. Tidak boleh terlupa apalagi kosongan. Umumnya, CV (Curriculum Vitae) selalu disertakan sebagai attachment. Ada beberapa hal yang mesti kamu perhatikan dalam hal Attachment email ini, yaitu:

a. Kelengkapan Attachment

Lengkapi seluruh berkas yang diminta oleh perusahaan. Bisa berupa scan ijazah, surat keterangan kelakuan baik, portfolio, dan sebagainya. Pastikan kamu sudah melengkapi semua berkas yang disyaratkan oleh perusahaan.

b. Kompresi / Paket Attachment

Bila ternyata file attchmentmu lebih dari 10, maka sebaiknya attachment dikompres dalam file kompresi. Gunakan format kompresi ZIP. Hindari menggunakan file format kompresi lain (misal: RAR). Ini akan mempersulit perusahaan membuka filemu.

c. Ukuran Attachment

Ada baiknya file attachment tidak lebih dari 2MB. Tidak semua perusahaan memiliki mailserver yang besar dan kuat menampung data bergiga-giga dari ratusan pelamar.

Apabila dibutuhkan, kamu bisa kok mengirim file berukuran besar dengan di-upload terlebih dahulu ke cloud storage seperti Dropbox, Copy, Google Drive, dan sebagainya. Jangan lupa, masukkan URL-nya di dalam body email.

d. Format File

Beberapa perusahaan tidak begitu suka membuka surat lamaran kerja dengan format .doc/.docx (MS Word). Mereka lebih suka file berformat .PDF. Selain lebih ringan, PDF lebih mudah dibuka di mana saja, serta tidak mengubah format layout dan font dokumen.

Simak juga artikel: Tips Cari Lowongan Kerja Di Internet

Bantu Bagikan:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *